Follow elsaayolanda on Twitter

Friday, July 31, 2015

A Very 1st Day! (Slovenia Stories #1)

Črenšovci - Friday, 31st June 2015

Finally arrived!
We’re arrived at Vienna (VIE) Airport safely woohooo! After a long flight and journey (12 hours layover in Amsterdam), I finally touch my foot down on Vienna’s Airport around 11 p.m. Then we waited for GoOpti - a Slovenia-based road passenger transportation, to pick us up. Around 12 p.m the car came and picked us up along with other passengers who booked it as well. Then they dropped passengers one by one or group by group correspond to their own destinations. I chose Maribor Main Bus Station as destination in accordance with our arrangement with Tomaz before and then within 3 hours, I was dropped there. Next, I just needed to wait for Tomaž to pick me up at 8 in the morning. I decided to wait inside the bus station. It was soooo cold back then because there’s one door remains open (as Indonesian I’ve never felt as cold as that L). I tried to relax and survive at the same time. About 8 a.m in the middle of sleepy feeling, someone poked my shoulder from behind and said, “Elsa? Yusran?”. I turned my shoulder around and saw that’s the one who supposed to pick us up. Oh, it’s Tomaž! Hoorayyy… \('O')/
Waiting since from so early in the morning :p
The giant clock and the door that keeps open
     
  Soon, Yusran and I moved our suitcases into his car trunk then we headed to the company. During the trip we got acquainted in no time and he explained that we would stay in Roman’s place because student apartment as the place we supposed to live is full. Oh, okay… Eh hold on… Wait whaaat?

Saturday, July 4, 2015

Mengurus Visa Schengen di Kedutaan Besar Austria

Hello everyone!


As you can guess, kali ini saya akan coba sharing pengalaman tentang mengurus sendiri visa Schengen di Kedutaan Besar Austria karena dari hasil browsing saya, belum banyak yang nulis pengalaman tentang mengurus visa Schengen di Kedubes Austria. Kalo kedubes Belanda sih, ga usah ditanya lagi. Kaya jualan takjil buat buka puasa, banyak banget! Sejauh ini, yang menurut saya bagus dan bisa jadi referensi yaitu blog-nya mbak Ajeng yang ga hanya tumblr-nya tapi orangnya juga helpful banget.Here's the link. (Many thanks to mbak Ajeng!) ^_^
Sebenernya tujuan saya adalah Slovenia karena saya ikut student exchange ke Slovenia tapi karena ga ada perwakilan Slovenia di Indonesia alias Slovenian Embassy jadi pengurusan visa diserahkan sama Austrian Embassy. Begitu juga di Slovenia ga ada KBRI, adanya di Wina, Austria.

So, are you ready? Lets cekidot!

Thursday, May 14, 2015

Poliklinik Universitas Brawijaya, Malang

Hello fellas !

Mau cerita aja nih tentang pengalaman 'main' ke Poliklinik Universitas Brawijaya (UB), Malang karena si alergi random itu yang tiba-tiba aja kambuh. Setelah gue dengan sangat tidak sukses menaklukan si alergi, pada akhirnya 'nyerah' dan pergi ke dokter demi cepet sembuh.

Jadi, Poliklinik UB ini, seperti yang udah bisa diduga merupakan 'produk' keluaran dari Universitas Brawijaya yang fokusnya untuk memberikan layanan di bidang kesehatan. Pada saat tulisan ini dibuat, letaknya berada di area gedung RS Akademik Universitas Brawijaya gedung C lantai 1 tepatnya di Jl. Soekarno-Hatta, Malang (lokasi sementara) sambil nunggu gedung poliklinik yang baru di area kampus UB selesai dibuat.
Patokannya kalo mau kesana:
Gerbang UB Soekarno-Hatta >> Jembatan Soe-Hat >> Politeknik Negeri Malang (Polinema) >> Pizza Hut >> Bubur Ayam Abah Odil >> Gedung Bertingkat (mirip apartemen) yang agak tertutup sama lempengan besi ala gedung lagi dibangun. Deket Griya Shanta. Kira-kira seberangnya Taman Krida Budaya.

Kalo dari arah jembatan Soe-Hat, letaknya di sebelah kiri jalan. Pokoknya jangan sampe RS Permata Bunda karena artinya udah kelewatan alias harus puter balik.

Untuk mahasiswa UB, wajib bawa KTM saat registrasi karena pelayanan kesehatan di poliklinik ini ga dipungut biaya alias geratis tis tis tis khusus untuk mahasiswa UB, baik itu biaya periksa maupun obatnya.

Ini pengalaman gue waktu di sana:

Thursday, April 30, 2015

Pengalaman Alergi

Hellooow gut pipeeel ! *ceritanya biar kaya tipi gaul itu*
Are you good? Cause i'm not, hahah

Well, jadi... begini ceritanya...
Beberapa hari yang lalu, gue sempet keujanan. Hujannya gerimis tapi agak deres gitu. Nah, berhubung hujannya rada nanggung, deres engga, ringan juga engga dan jarak kos ke kampus yang juga deket jadinya gue males untuk buka payung. Toh, liat orang sekitar juga ga ada yang pake payung (padahal belum tentu karena ga mau pake sih, bisa aja karena mereka ga punya kan? *syedih*).  Gue menduga sih, dari situ bakal kenapa-napa tapi gue mengantisipasi dengan nanti bakal keramas sesudah pulang dari kampus.

Nah, pas pulang dari kampus dan setelah ngobrol ngalor ngidul macam si doel, pada akhirnya gue mandi. Iya, mandi, Beneran mandi. TAPI LUPA SAMPOAAAAN :(. And, you know what? Seakan-akan gue kena short term amnesia dadakan, masa habis mandi sore itu malemnya malah beli es krim di kedai es deket kosan *ngoooooook*. Ditambah lagi, belakangan ini malah sering duduk di lantai. Well, my bottom (if it's too harsh to call it 'pantat') is very sensitive. I can't sit on a cold floor no matter for how long. Even just for 5 minutes or 1 hour. Automatically, I will get 'masuk angin'. Orang Indonesia memang biasa menyebutnya dengan istilah masuk angin, Kalo orang bule sih biasa nyebutnya 'catch a cold'. Yes, catch a cold! So don't you ever say 'enter wind'. LOL! ;v